Jenis usaha yang tergolong bisnisnya
orang-orang kelas bawah, namun ternyata laba yang diperoleh cukup menjanjikan,
bahkan bisa menyamai pekerja kantoran. Dengan tarif sekali naik sekitar 1.000 -
2.000 rupiah per anak untuk 5 menit, para pelaku usaha odong-odong dapat meraih
omzet 150.000 - 250.000 rupiah per hari, sehingga dalam satu bulan dapat meraup
penghasilan sekitar 5 - 8 juta rupiah. Cukup besar bukan? bahkan bukan hanya
untuk diri sendiri, dengan penghasilan yang cukup besar sehingga anda bisa meningkatkan
bisnis ini, anda akan semakin banyak memberikan peluang kerja bagi orang lain.
Bagaimana memulai bisnis ini?
Yang pertama dilakukan adalah harus
memiliki minimal satu buah odong-odong. Harga sebuah odong-odong cukup
bervariasi, antara
3 jutaan hingga di atas 6 jutaan rupiah, tergantung ukuran
dan jenis mesin dipakai (otomatis atau dikayuh manual). Odong-odong yang bagus
adalah dibalut warna-warna yang cerah, dihiasi aneka mainan, dan dilengkapi
fasilitas pemutar musik lagu anak-anak, sehingga dapat lebih menarik perhatian.
Bila ingin menjadi juragan odong-odong maka dibutuhkan beberapa unit
odong-odong dan tenaga kerja dengan cara bagi hasil atau setoran per hari.
Hal kedua yang sebaiknya dilakukan adalah
mengamati pangsa pasar. pasar utama usaha jasa hiburan ini adalah anak-anak
yang berusia 7 tahun ke bawah. Oleh sebab itu, carilah lokasi atau jalur dimana
terdapat banyak anak-anak. Usaha ini memerlukan daerah pemasaran yang luas,
sehingga jalur dan lokasi yang dituju berbeda-beda tiap harinya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar